Selasa, 11 November 2014

White Bird In A Blizzard

 Sutradara: Gregg Araki, 2014


"Usiaku masih 17 tahun saat ibuku menghilang. Membuatku menjadi tak berarti tanpa tubuhku, daging dan darah, serta hormon yang memuncak. Ibuku pergi dan meninggalkannya."
 

Begitulah prolog dari "White Bird In A Blizzard," film terbaru arahan sutradara Gregg Araki yang diadaptasi dari novel karangan Laura Kasischke tahun 1999. Film ini menceritakan seorang ibu yang menghilang tanpa jejak dari pinggiran kota California Selatan dan  putrinya, seorang mahasiswi yang dalam proses menemukan jati dirinya. 

Dari pihak luar, keluarga Connors tampak seperti keluarga yang sempurna dan memiliki kehidupan yang sempurna namun tidak demikian sesungguhnya. Eva Green berperan sebagai Eve, seorang ibu rumah tangga terjebak dalam pernikahan yg membosankan tanpa ada alasan untuk membenci suaminya. Sebaliknya, dari pihak suami Brock, yang diperankan oleh Christopher Meloni, sangat mencintai istrinya meskipun penghinaan sering ia terima. Shailene Woodley sendiri berperan sebagi Kat gadis yang cerdas, periang dan memiliki seorang teman kencan pria -yang ternyata tetangganya-,Phil.

Setelah mengetahui masing- masing karakter dari keluarga Connors diatas, kemudian melalui alur cerita maju mundurnya. Perlahan demi perlahan penonton mulai menebak alasan mengapa sampai Eve menghilang hingga pada kesimpulan kondisi terakhir Eve. Inilah yang membuat film ini begitu menarik adalah cara menciptakan ilusi hilangnya Eve. Penonton dibiarkan merasa yakin menghilangnya Eve hingga menuju akhir cerita.

Ini semua mulai terungkap setelah Kat kembali ke rumah dari kuliahnya disalah satu Perguruan Tinggi dan memulai penyelidikannya kembali atas hilangnya ibunya, membuat Kat dan penonton memikirkan kembali apa yang mereka ketahui tentang Eve. Misteri hilangnya Eve akhirnya diselesaikan di penghujung cerita, sebuah kejutan yang akan membuat penonton tercengang. Setiap kepingan puzzle dari hilangnya Eve terungkap dalam cara yang sama sekali tak terduga.

0 komentar:

Posting Komentar